Rabu, 15 Agustus 2012

Nelayan Waduk Gajah Mungkur Akan Gelar Upacara di Atas Air


imageSejumlah nelayan melintas di sekitar area karamba ikan Cakaran, Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, yang akan digunakan sebagai tempat upacara HUT Kemerdekaan RI. (suaramerdeka.com / Khalid Yogi)
WONOGIRI, suaramerdeka.com - Masyarakat dan nelayan Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri berencana menggelar upacara Hari Kemerdekaan RI di atas perairan waduk, 17 Agustus mendatang. Upacara bendera itu akan dilaksanakan di obyek wisata pelabuhan ikan Cakaran, Desa Sendang, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri.

Ketua Masyarakat Gajah Mungkur (MGM) Wonogiri, Bondan Sejiwan Boma Aji mengatakan, pada hari yang sama, para nelayan dan masyarakat juga akan mengadakan lomba panjat pinang di atas air. "Kami akan kembali mengadakan upacara di atas air. Setelah itu dilanjutkan dengan lomba panjat pinang di atas air," katanya, Sabtu (11/8).
Upacara tersebut rencananya akan diikuti sekitar 350 perahu nelayan dari seluruh penjuru Waduk Gajah Mungkur. Para nelayan yang diundang berasal dari wilayah Kecamatan Wonogiri, Ngadirojo, Nguntoronadi, dan Baturetno.
"Kami memilih lokasi di sekitar karamba ikan Cakaran sebagai lokasi upacara. Tujuannya agar ikut mendorong wisata Waduk Gajah Mungkur. Dengan demikian, wisata waduk tidak hanya tertumpu pada Obyek Wisata Sendang Asri (OWSA) saja,"  imbuhnya.
Adapun lomba panjat pinang di atas perairan waduk akan digelar setelah upacara bendera selesai. Pihaknya menyiapkan dua batang pinang yang akan ditancapkan di dasar waduk. "Kami akan memilih perairan yang dalamnya sekitar 1,5 meter.  Kemudian menancapkan pinang di dasarnya," ujarnya.
Saat ini, telah ada 25 tim yang mendaftar sebagai peserta lomba panjat pinang. Setiap tim beranggotakan lima orang. Mereka merupakan kelompok nelayan dan masyarakat Waduk Gajah Mungkur. Jumlah peserta masih akan bertambah karena pendaftaran belum ditutup.
Terpisah, kepala Desa Sendang, Budi Hardono mengatakan, tiang bendera akan dipasang di perahu ponton yang mengapung di atas air. Sekitar seratus perempuan dari desanya juga akan dikerahkan untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERHATIAN